Lakukan Hal Ini Jika Mertua Ikut Campur Rumah Tangga

Ketika Anda menikah dan memiliki mertua, maka Anda harus bersiap untuk setiap kemungkinan yang terjadi. Kebanyakan orang mengalami kendala dalam rumah tangga akibat ibu mertuanya, bahkan tidak sedikit pasangan yang bercerai karena mertua. Anda tentu tidak mau hal serupa menimpa rumah tangga Anda kan? Kali ini kami akan bahas solusi saat mertua Anda terlibat dalam rumah tangga.

Solusi Menghadapi Mertua dalam Rumah Tangga

Permasalahan yang terjadi antara mertua dan menantu, biasanya karena perbedaan prinsip, sikap, karakter, budaya, dan tentunya usia. Semua itu tentu bukan masalah sepele yang bisa selesai dengan mudah, tak jarang masalah tersebut bisa menimbulkan ‘perang dingin’ antara Anda dan mertua. Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan saat mertua ikut campur rumah tangga Anda:

1. Komunikasi kepada Pasangan

Sebelum memutuskan untuk menikah, Anda dan pasangan tentunya sudah mempunyai ikatan yang kuat, salah satunya dalam komunikasi. Semua hal yang dirasakan harus bisa Anda katakan kepada pasangan, termasuk jujur karena tidak nyaman dengan mertua Anda. Pasangan yang baik akan mencari solusi terbaik untuk rumah tangganya, dan tidak akan terlalu memihak pada yang salah.

2. Posisikan Diri sebagai Anak

Pernikahan membuat Anda harus beradaptasi dengan banyak hal, salah satunya dengan keberadaan mertua yang bisa saja mencampuri urusan rumah tangga. Jangan cepat terbakar emosi dengan merasa bete, malas berbicara, atau bahkan menghindar. Cobalah untuk mengenal mertua Anda lebih jauh, kemudian posisikan diri sendiri sebagai anak atau sahabat.

Anda bisa mengobrol santai dengan mertua mengenai banyak hal, beberapa tipe ibu mertua juga ada yang suka diberi pujian, ditemani masak, diajak belanja, atau sekedar diajak jalan-jalan santai. Anda harus memahami semua itu agar bisa menjadi menantu yang baik. Jika sudah merasa akrab dan dekat, mertua pun akan merasa sungkan untuk ikut campur masalah pribadi atau rumah tangga.

3. Beri Alasan Atas Prinsip yang Berbeda

Jika sudah menyangkut masalah anak, mertua memang tidak punya wewenang untuk mengatur jalan hidupnya. Mulai dari cara merawat, mendidik, mendandani dan lain-lain, itu semua adalah hak Anda sebagai orangtua. Jika mertua bersikeras untuk ikut mengatur, tidak ada salahnya memberitahu alasan dan prinsip Anda yang berbeda dengannya.

4. Pisah Rumah dengan Mertua

Cara ini menjadi jalan terbaik untuk menghindari mertua yang suka ikut campur urusan rumah tangga, jika Anda ingin memilih jalan yang ekstrim, pilihlah rumah yang jauh dari rumah mertua agar tidak sering mendapat kunjungan. Anda bisa menyewa rumah jika belum memiliki rumah sendiri, semua itu demi kelangsungan rumah tangga.

5. Buktikan Anda Mampu Menjaga Rumah Tangga

Hal terakhir yang harus dilakukan setelah pindah rumah dan menjah dari mertua, adalah membuktikan bahwa Anda sanggup membangun rumah tangga yang baik. Buktikan dengan keuangan yang stabil, kebutuhan dapur yang terpenuhi, kondisi rumah yang bersih dan terawat, serta pekerjaan kantor yang tidak terbengkalai. Dengan begitu Anda punya alasan kuat agar mertua tidak ikut campur lagi.

Ibu mertua penyebab utama perceraian dalam rumah tangga, memang menjadi hal yang miris. Padahal seharusnya orangtua maupun mertua, memberi support terbesar bagi kelangsungan rumah tangga Anda. Jangan sampai hal buruk itu terjadi, dengan melakukan beberapa antisipasi yang sudah dijelaskan di atas. Semuanya bisa Anda atur, asalkan komunikasi dengan pasangan berjalan baik.


Ada Pertanyaan? Jangan Ragu Untuk Konsultasi : Klik Via Whatsapp