Ini Dampaknya Jika Anda Menikah Tanpa Cinta Yang Wajib Anda Ketahui

Pada zaman dulu, sebuah pernikahan merupakan suatu hal yang direncanakan orang tua. Biasanya dari pihak wanita dijodohkan dengan pria pilihan orang tuanya. Pada waktu itu, pernikahan tidak begitu memikirkan tentang perasaan cinta. Padahal menikah tanpa cinta bisa memberikan dampak buruk bagi masing-masing pasangan di kemudian hari.

Salah satunya yaitu sulit menciptakan keluarga yang harmonis dan justru bisa menyebabkan berbagai permasalahan rumah tangga. Sebenarnya banyak laki-laki dan wanita yang menolak dengan masalah perjodohan. Akan tetapi ada sebagian dari mereka tetap melakukan demi membahagiakan orang tuanya.

Beberapa Resiko Menikah Tanpa Cinta Bagi Seseorang

Rumah tangga tidak harmonis

Kehidupan rumah tangga pasangan yang menikah tanpa dilandasi dengan perasaan cinta maka akan terasa hambar, kaku, tidak harmonis bahkan bisa diwarnai dengan pertengkaran. Suami istri hanya berperan untuk menjalankan kewajibannya dalam rumah tangga saja, misalnya suami bekerja untuk mencari nafkah dan istri mengurus rumah tangga, anak dan melayani suami.

Perasaan yang terasa hambar tersebut akan menyebabkan kejenuhan dalam menjalani hari-hari. Jika sudah begitu maka tidak heran banyak pasangan justru mencari kenyamanan di luar rumah dan hal itu yang bisa menyebabkan goyahnya hubungan pernikahan.

Banyak godaan

Setelah Anda dan pasangan merasa kehidupan di dalam rumah tangga yang tidak harmonis dan justru sering terjadi pertengkaran. Maka peluangnya semakin besar godaan dari luar yang bisa menghampiri kalian dan hubungan pernikahan pun menjadi goyah. Bisa saja pasangan Anda menemukan mantan atau orang lain yang lebih nyaman dan lebih mencintainya.

Jika hal ini terjadi, maka sewaktu-waktu ada kemungkinan pasangan Anda meninggalkan hubungan tersebut dengan alasan “tidak pernah memiliki perasaan cinta jadi untuk apa dipertahankan dan tinggal bersamanya lagi dalam satu atap”.

Cinta merupakan penguat di dalam sebuah hubungan pernikahan. Dengan perasaan cinta yang tulus, maka pasangan suami-istri akan lebih romantis, mesra dan mampu menciptakan keluarga yang harmonis di dalam kehidupan berumah tangga.

Dengan perasaan saling mencintai, seseorang bisa mempertahankan hubungan sehingga terhindar dari gangguan luar yang bisa menyebabkan suasana menjadi keruh dan akhirnya bisa berujung pada perselingkuhan atau perceraian.

Anak menjadi korban

Jika dalam rumah tangga Anda sudah ada anak namun pernikahan masih saja tidak berwarna alias tidak ada perasaan cinta maka akan menimbulkan efek buruk pada buah hati. Bahkan menikah tanpa cinta menjadi penyebab utama kasih sayang orang tua ke anak tidak maksimal.

Seorang anak yang seharusnya mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya pada masa pertumbuhan, namun justru tidak ia dapatkan. Sepandai-pandai Anda dan pasangan bersandiwara di depan anak, namun lambat laun anak juga akan memahami dan mengetahui bahwa hubungan orang tuanya tidak harmonis dan tidak saling mencintai.

Masalah ini bisa menyebabkan gangguan psikologisnya. Sekalipun Anda dan pasangan menutupi ketidakharmonisan, namun anak Anda bisa membaca dari sikap kalian yang kaku. Sekali lagi memang tidak ada yang salah untuk menikah dengan seseorang tanpa adanya perasaan cinta, karena hal itu menjadi keputusan dan pilihan Anda.

Meskipun banyak orang tua menganggap bahwa perasaan cinta tersebut bisa tumbuh seiring dengan berjalannya waktu.

Apabila Anda bisa menikah dengan seseorang dengan perasaan cinta, mengapa menikah tanpa cinta dan membangun rumah tangga yang tidak didasari rasa cinta. Jika hal itu terjadi maka dapat menyebabkan hubungan rumah tangga tidak bahagia dan dapat memberikan efek buruk bagi masing-masing pasangan dan juga buah hati


Ada Pertanyaan? Jangan Ragu Untuk Konsultasi : Klik Via Whatsapp