Cara Untuk Bahagia Ketika Hidup Membuat Anda Sedih

Bahagia ini memang bukan sesuatu yang mudah. Bahkan kadang, kebahagiaan bisa terasa seperti barang mewah, yang tidak semua dari kita bisa mendapatkannya.

Sebab yang namanya kehidupan itu ibarat naik kendaraan. Ada kalanya kita tiba di jalan yang terjal berbatu. Tikungan tajam. Atau berkelok-kelok penuh bahaya. Hidup tidak pernah lurus-lurus saja, selalu ada cobaannya.

Ketika cobaan ini terasa sangat berat, maka wajar kita merasakan kecewa, sedih, atau bahkan frustasi. Seakan dunia ini tidak pernah adil pada kita. Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa tetap bahagia, meskipun kehidupan membuat kita sedih?

1. Berhentilah Mengasihani Diri Sendiri.

Jika Anda putus cinta, gagal menjalin hubungan, dicampakkan, atau bahkan dipecat dari pekerjaan, jangan menyerah dan meratapi keadaan. Sebaliknya, angkatlah dagu Anda tinggi-ginggi, hapus air mata Anda, dan mulailah membangun semangat Anda kembali. Tersenyumlah, karena Anda pantas untuk bergembira.

Semakin kita meratap, semakin kita mengasihani diri sendiri, semakin jatuh mental kita. Semakin kita menjadi pecundang yang berakhir menyedihkan, karena terus menerus berkutat dalam ratapan tersebut.

2. Jangan Menghakimi Diri Anda Sendiri.

Penyesalan itu wajar, tetapi menyalahkan diri sendiri atas semua kekacauan yang terjadi, hanya akan memperburuk kondisi jiwa Anda saat ini.

Tarik napas dalam-dalam, dan keluarkan secara perlahan. Tenangkan pikiran dan lihatlah semuanya dari sudut pandang yang baru. Fokuslah pada apa yang bisa Anda kerjakan, bukan sebaliknya. Jangan berkutat pada apa yang saat ini tidak lagi bisa Anda lakukan.

Melakukan sesuatu yang bisa Anda lakukan, merupakan nilai plus dalam menaikkan kepercayaan diri. Tulis apa rencana yang menjadi goal Anda selanjutnya, dan rasakan betapa bahagianya nanti setelah Anda berhasil.

3. Perbaiki Pola Pikir.

Mulailah mengalihkan fokus Anda pada harapan baru. Berpikirlah positif tentang apa yang terjadi pada hidup Anda. Saat Anda kehilangan kekasih, mungkin dia bukanlah orang yang tepat untuk Anda. Sekalipun Anda mungkin mencintai dengan seluruh jiwa raga.

Atau ketika Anda diberhentikan dari pekerjaan, tidak perlu berpikir bahwa Anda bodoh atau tidak sesuai kriteria yang diharapkan. Cobalah untuk berpikir bahwa mungkin ada pekerjaan lain yang jauh lebih baik untuk Anda.

4. Ciptakan Perasaan Bahagia.

Setiap pikiran menciptakan reaksi kimia yang bergema oleh sensasi fisik. Ini artinya, kita tetap bisa merasakan bahagia, bahkan di dalam kesedihan. Bahagia di kala sedih akan menghasilkan reaksi kimia dan sensasi baru.

Ambillah waktu sejenak. Untuk bersantai, dan mengingat segala kebodohan yang Anda lakukan pada masa lampau. Tertawakanlah kesalahan Anda, bila itu perlu. Berkonsentrasilah, resapi, dan rasakan sensasi bahagia yang menggelitik jiwa. Setelah itu Anda akan lebih mudah membayangkan masa depan yang lebih baik.

5. Tingkatkan Serotonin.

Apa itu serotonin? Serotonin dikenal sebagai hormone kebahagiaan, karena terbukti berpengaruh terhadap peningkatan rasa bahagia.

Caranya, konsumsilah makanan yang berbahan telur, keju, nanas, tahu, salmon, atau kalkun. Lalu sisihkan waktu paling tidak 15 menit sehari, untuk berjemur.

Jika Anda bosan, lakukan aerobic, jalan santai, atau bersepeda di bawah sinar mentari yang hangat. Bahagia di kala sedih itu, bukan konsep omong kosong semata.

Tetapi bisa benar-benar kita capai, asal kita tahu bagaimana melakukannya. Apapun yang menjadi kesedihan Anda saat ini, saya doakan segera lewat, dan lekas berganti dengan kebahagiaan yang berlimpah.


Ada Pertanyaan? Jangan Ragu Untuk Konsultasi : Klik Via Whatsapp